Berita

Adik Pegi Setiawan, Lusiana meninggalkan Polres Cirebon setelah diperiksa penyidik, Selasa (28/5)/RMOLJabar

Hukum

Adik Pegi Ngaku Panggilan Sang Kakak Bukan Perong

SELASA, 28 MEI 2024 | 19:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kehidupan Pegi Setiawan bersama keluarga dan teman-temannya menjadi poin yang digali penyidik Polda Jawa Barat saat memeriksa adik kandung Pegi, Lusiana.

Adik tersangka pembunuhan Vina Cirebon ini dicecar sebanyak 28 pertanyaan oleh penyidik Polda Jabar di Polres Cirebon, Selasa (28/5).

"Pertanyaannya seputar keluarga, hubungannya apa, dan juga ditunjukkan foto-foto kakaknya serta pelaku yang sudah ditangkap," kata Kuasa hukum Lusiana, Yudi Alamsyah saat mendampingi kliennya di Polres Cirebon.


Saat ditunjukkan foto para tersangka pembunuhan Vina, Lusiana mengaku hanya mengenal muka kakaknya dan tidak mengenal tersangka lain. Lusiana juga tidak mengetahui sang kakak tergabung dalam kelompok tertentu.

Hal lain yang dipertanyakan yakni seputar teman-teman Pegi di Bandung yang selama ini menjadi tempat perantauan. Hal ini untuk memastikan keberadaan tersangka saat pembunuhan Vina dan pacarnya, Eki.

Kepada penyidik, Lusiana juga menyebut kakaknya lebih dikenal sebagai Pegong, bukan Perong sebagaimana ramai di pemberitaan. Dia juga memastikan bahwa sosok bernama Roby juga adalah adik Pegi.

Hal ini ditegaskan berkaitan dengan kabar dugaan perubahan identitas Pegi menjadi bernama Roby.

"Saya di sini mencari keadilan, karena kakak saya tidak bersalah," pungkas Lusiana diberitakan Kantor Berita RMOLJabar.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya