Berita

Pengusaha properti asal Uni Emirat Arab (UEA), Mohamed Ali Rashed Alabbar saat diterima oleh Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Senin (27/5)./Ist

Politik

Bicara Isu Pembangunan, Pengusaha Arab Bertemu Prabowo dan Erick Thohir

SENIN, 27 MEI 2024 | 20:45 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pendiri Emaar Properties, pengusaha properti asal Uni Emirat Arab (UEA) sekaligus pemilik gedung tertinggi di dunia Burj Khalifa, Mohamed Ali Rashed Alabbar antusias dengan potensi pertumbuhan dan pembangunan Indonesia.

Hal itu dipastikan usai Alabbar bertemu dengan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Senin (27/5).

“Beliau menyampaikan keinginan yang sangat besar untuk membangun pariwisata kita dan yakin bahwa pariwisata kita bisa meningkat luar biasa,” tutur Prabowo. 


Lanjut Prabowo, salah satu hal yang menjadi sorotan Alabbar dari sektor pariwisata Indonesia yang diyakini bisa meningkat mencapai 200-300 persen.

Dimana dari sektor pariwisata, sangat potensial dan baik untuk pertumbuhan ekonomi, serta menciptakan lapangan kerja.

“Daerah kita sangat luas, kita bisa membuka wilayah-wilayah baru untuk mempercepat pertumbuhan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat kita. Saya kira itu penting,” kata Prabowo.

Terakhir, ada hal menarik yang disampaikan Alabbar terkait ciri khas bangsa Indonesia, yang dikenal dengan budaya ramah dan sopan santun.

“Budaya kita, adab kita, adalah sangat menghormati tamu dan siapapun yang kita jumpai, dan sopan santun kita luar biasa,” ungkap Prabowo.

Sebelum bertemu Prabowo, Erick dan Alabbar sempat berkunjung ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Bali.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya