Berita

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Megawati Wajib Pecat Jokowi untuk Selamatkan Reformasi

MINGGU, 26 MEI 2024 | 10:42 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri disarankan untuk segera memecat Joko Widodo (Jokowi) karena tidak memiliki andil apapun soal Reformasi 1998.

Menurut Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, Jokowi setelah berkuasa hampir 10 tahun atas jasa dan dukungan Megawati dan kawan-kawannya, justru merusak dan menghancurkan Reformasi.

"Megawati Soekarnoputri perlu memecat Joko Widodo," kata Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (26/5).


Padahal kata Muslim, pada saat Reformasi 1998, Jokowi sudah ada. Akan tetapi, tidak ada buku atau sejarah yang mencatat andil Jokowi saat Reformasi terjadi yang mengakibatkan mahasiswa dan rakyat menjadi korban saat berjuang menggulingkan Orde Baru.

"Di antara isu besar Reformasi adalah berantas KKN. Saat ini, KKN oleh Jokowi dijadikan agenda utama kekuasaannya. Itu artinya, Jokowi adalah musuh utama Reformasi," terang Muslim.

Muslim menilai, Jokowi saat ini menjadi diri dan kekuasaannya sebagai boneka oligarki dan proxy kepentingan para pemodal. Dan rakyat dibuat menderita akibat utang dan infrastruktur ugal-ugalan yang jadi beban rakyat dan negara.

"Megawati Soekarnoputri sebagai putri Proklamator tidak cukup hanya mengeluh dan gebrak meja saat rakernas partainya. Megawati harus tampil selamatkan negara dan bangsa dari virus KKN yang menggerogoti bangsa ini," tegasnya.

Menurut Muslim, Megawati punya kekuatan di parlemen meski kekuatannya di eksekutif lemah. Akan tetapi, kekuatan partainya di parlemen dapat menggalang kekuatan bersama-sama partai pendukung Reformasi lainnya untuk menyelamatkan cita-cita yang ternoda saat ini.

Bahkan, beberapa elemen rakyat pencinta Reformasi kata Muslim, akan mendatangi Megawati Soekarnoputri di kantornya. Mereka mendaulat Megawati sebagai simbol kekuatan rakyat untuk menyelamatkan Reformasi.

"Rakyat ucapkan selamat atas terselenggaranya Rakernas PDIP, sembari mendesaknya untuk turun ke jalan memimpin rakyat selamatkan Reformasi. Sumber penyakit bangsa ini adalah Jokowi, maka menjadi tugas sejarah bagi Megawati untuk bersama rakyat menyelamatkan bangsa dan negara menyelamatkan Reformasi dengan memecat Jokowi dari kursi kekuasaannya," pungkas Muslim.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya