Berita

Pengamat politik Sumsel, Ade Indra Chaniago/Istimewa

Politik

Pilkada Sumsel 2024

Herman Deru Dominan di Survei LSI, Pengamat: Masih Bisa Berubah

MINGGU, 26 MEI 2024 | 04:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Hasil survei LSI yang menyebut mantan Gubernur Sumsel, Herman Deru, unggul di atas 5 persen di Pilkada Sumsel 2024 dinilai bukan sesuatu yang luar biasa.

Pasalnya, masih ada waktu 6 bulan hingga pelaksanaan Pilkada pada November 2024. Di mana hasil survei masih sangat mungkin berubah dalam kurun waktu tersebut.

Apalagi, kata pengamat politik Sumsel, Ade Indra Chaniago, masih ada sekitar 48 persen masyarakat yang menjawab tidak tahu pada simulasi Top of Mind.


"Kalau saya realistis ya untuk memandang hasil survei ini. Sebab, masih ada waktu beberapa bulan lagi hingga pendaftaran," kata Ade, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Sabtu (25/5).

Dia menambahkan, survei tersebut bisa saja berlaku ketika pilkada dilakukan secara tersendiri. Misal Pemilihan Gubernur (Pilgub) saja. Namun, untuk Pilkada serentak, strategi untuk menggaet kandidat bupati/wali kota juga cukup punya pengaruh.  

"Seperti Pileg, kolaborasi antarcaleg di berbagai tingkatan dapat mempengaruhi suara. Begitu juga nantinya di Pilkada serentak ini, ada paket calon satu dengan lainnya," paparnya.

Akademisi Stisipol Candradimuka Palembang ini juga mengingatkan, dalam survei ada yang Namanya undecided voter dan swing voter.

"Itu dibuka tidak dalam pengumuman hasilnya. Jumlah pemilih yang belum memutuskan pilihan (undecided voter) dan pemilih yang berubah pilihan (swing voter). Elemen ini kan bisa menentukan juga," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya