Berita

Ganjar Pranowo/RMOL

Politik

Ganjar Bocorkan Arahan Tertutup Megawati di Rakernas V PDIP

SABTU, 25 MEI 2024 | 16:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Calon presiden pada Pilpres 2024 Ganjar Pranowo mengungkap isi dari arahan tertutup Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dalam forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V di hari ke dua, yang bertempat di Ancol, Jakarta, pada Sabtu (25/5).

Arahan itu antara lain menyoal kesiapan PDIP dalam menghadapi Pilkada Serentak 2024.

"Arahannya tertutup, ada poin yang umum sebenarnya lebih pada kesiapan-kesiapan kita untuk menghadapi Pilkada," kata Ganjar kepada wartawan di Arena Rakernas V PDIP.


"Bagaimana kita selalu bersama rakyat dalam program-program yang lebih konkret, apalagi yang sekarang masih di DPRD, terus kemudian masih di kepala daerah, saya kira itu yang jauh lebih penting," sambungnya.

Menurut mantan Gubernur Jawa Tengah ini, Megawati juga mengarahkan agar hal-hal bersifat internal tidak bocor ke luar.

Namun, secara garis besar, kata Ganjar, Megawati meminta kader untuk menyiapkan semua hal. Termasuk mengantisipasi agar anomali di Pilpres dan Pileg 2024 tak terulang di Pilkada Serentak.

"Ada yang money politic, ada yang tekanan, nah yang begini-begini tentu dalam kepentingan partai, mesti diantisipasi, oleh sekarang, termasuk persiapan bagaimana membangun kerjasama dengan partai lain untuk Pilkada. Saya kira PR-PR itu yang di-highlight," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dijadwalkan memberikan arahan yang bersifat tertutup dalam Rakernas V PDIP di hari kedua, pada hari ini, Sabtu (25/5).

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sidang komisi Rakernas V PDIP. Sidang ini akan membahas tiga hal pokok yakni; sikap politik, program kerakyatan, dan Pilkada serentak 2024.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya