Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

World Water Forum Beri Dampak Ekonomi Bagi Bali hingga Rp1,5 Triliun

SABTU, 25 MEI 2024 | 07:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

World Water Forum ke-10 di Bali berakhir pada hari ini, Sabtu (25/5). Ajang internasional itu memberikan dampak ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat Bali.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memperkirakan nilai ekonomi yang diperoleh dari akomodasi, makanan, dan minuman bisa mencapai Rp1,5 triliun.

Sekitar 50.000 wisatawan datang ke Bali untuk menghadiri forum air terbesar di dunia itu. Para peserta dan delegasi World Water Forum, termasuk kalangan wartawan peliput, akan menghabiskan banyak belanja selama gelaran berlangsung. Potensi belanja semakin besar dengan wisatawan yang memperpanjang masa tinggalnya.


Sandiaga menaksir rata-rata pengeluaran para wisatawan yang menjadi delegasi forum air tersebut sekitar Rp34 juta.

"Mengingat delegasi kemungkinan tidak datang sendirian, masih ada perputaran ekonomi yang dapat dilihat tidak hanya dari spending delegasi aja," ujar Sandiaga.

Ia mengatakan bahwa pihaknya melakukan survei selama penyelenggaraan yang berlangsung 18-25 Mei 2024 kepada stakeholder, pengunjung, dan delegasi, untuk menghitung dampak ekonomi dari penyelenggaraan World Water Forum ke-10 di Bali.

Ajang ini menyita perhatian dunia. Bahkan, pencarian kata "World Water Forum" telah meningkat signifikan dengan lebih dari 1.800 pencarian di internet setiap harinya dari berbagai negara.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya