Berita

Azis Syamsuddin, usai diperiksa KPK/RMOL

Hukum

Kasus Pungli Rutan, KPK Dalami Peran Azis Syamsuddin

RABU, 22 MEI 2024 | 10:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tim Penyidik KPK mengkonfirmasi mantan Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin, terkait dugaan keterlibatan penunjukan koordinator pengumpulan sejumlah uang dari tahanan yang ada di Rutan Cabang KPK.

Azis diperiksa kemarin dalam kapasitas sebagai saksi kasus dugaan korupsi pungutan liar berupa pemerasan di Rutan Cabang KPK.

“Azis hadir dan dikonfirmasi terkait dugaan adanya salah satu tahanan yang ditunjuk sebagai koordinator pengumpulan sejumlah uang dari tahanan,” kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri, kepada wartawan, Rabu (22/5).


Dia juga mengungkapkan, mantan wakil ketua umum Partai Golkar itu juga dikonfirmasi perihal dugaan penerimaan fasilitas selama menjadi tahanan.

Azis sendiri pernah ditahan KPK dalam kasus suap kepada mantan penyidik KPK, Stepanus Robin Pattuju, dan advokat Maskur Husain.

“Didalami juga kaitan dugaan penerimaan fasilitas selama ditahan di Rutan Cabang KPK, karena telah memberi sejumlah uang untuk tersangka AF dkk,” kata Ali Fikri.

Pada kasus ini KPK telah mengumumkan 15 orang tersangka dugaan korupsi berupa pemerasan atau Pungli di Rutan KPK.

Para tersangka menawarkan fasilitas eksklusif kepada tahanan. Besaran uang untuk fasilitas eksklusif itu berkisar Rp300 ribu sampai Rp20 juta, disetor secara tunai maupun rekening bank penampung, dikendalikan "lurah" dan koordinator tempat tinggal.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya