Berita

Foto yang dirilis Layanan Pers Kementerian Pertahanan Rusia pada Selasa, 21 Mei 2024 menunjukka sebuah rudal Iskander Rusia terlihat saat latihan/Net

Dunia

Rusia Mulai Latihan Senjata Nuklir, Peringatkan Barat Jangan Main-main

RABU, 22 MEI 2024 | 08:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Rusia tidak main-main soal ancamannya terhadap Barat dengan mengumumumkan secara terbuka bahwa pasukan mereka telah menggelar latihan senjata nuklir taktis pada Selasa (21/5).

Kementerian Pertahanan mengatakan latihan tersebut digelar di Distrik Militer Selatan, yang terdiri dari wilayah Rusia di selatan, termasuk di perbatasan dengan Ukraina;  Krimea, yang dianeksasi secara ilegal dari Ukraina pada tahun 2014;  dan empat wilayah Ukraina yang dianeksasi secara ilegal oleh Rusia pada tahun 2022.

"Tahap pertama dari latihan baru ini mencakup pelatihan praktis dalam persiapan dan penggunaan senjata nuklir non-strategis (taktis) termasuk rudal Kinzhal dan Iskander yang berkemampuan nuklir," kata Kemhan Rusia, seperti dimuat The Washington Times.


Rusia memperbarui ancaman nuklirnya sejak 6 Mei lalu, untuk menanggapi pernyataan provokatif dan ancaman dari pejabat Barat tertentu mengenai Moskow.  

Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan kembali bahwa ia tidak menepis kemungkinan bahwa Barat dapat mengirimkan pasukan untuk membantu Ukraina.

Kemudian Menteri Luar Negeri Inggris David Cameron mengatakan pasukan Kyiv akan dapat menggunakan senjata jarak jauh Inggris untuk menyerang sasaran di Rusia.  

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan pada tanggal 6 Mei bahwa pernyataan Macron dan Camron berbahaya dan dapat menyulut perang dunia ketiga.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya