Berita

Faisal Mahrawa/RMOL

Politik

SKPI: Pemilu 2024 Sisakan Banyak Residu, Namun Harus Diselesaikan

SELASA, 21 MEI 2024 | 20:40 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Pemilu 2024 harus diakui sebagai salah satu pemilu yang banyak menyisakan residu di tengah masyarakat. Hal ini karena upaya-upaya untuk memenangkan pemilu banyak yang diwarnai dengan hal-hal yang tabu seperti politik uang atau politik transaksional.

“Kita harus akui bahwa pemilu kemarin menjadi pemilu yang berdarah-darah dan banyak menyisakan residu di masyarakat,” kata founder Sekolah Kebangsaan Pemuda Indonesia (SKPI) Dr Faisal Mahrawa dalam Dialog Pasca Pemilu ‘Menuju Keseimbangan Politik Baru’ di Ketapang Rumah Kopi, Jalan Karya Bakti Medan, Selasa (21/5).

Faisal yang juga akademisi FISIP USU ini mengatakan, meski pun pemilu tersebut menjadi pemilu yang berdarah-darah. Akan tetapi, agenda politik lima tahunan itu harus diselesaikan. Bentuk penyelesaian masyarakat itu adalah dengan tetap memberikan pendidikan politik bagi masyarakat lewat perjalan pemilu yang sudah dilalui.


“Kita prihatin melihat demokrasi saat ini ditengah kejemuan masyarakat. SKPI ingin mengisi ruang itu lewat diskusi ini,” ungkapnya.

Diskusi ini diikuti kalangan mahasiswa, pemerhati politik dan para akademisi.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya