Berita

Rocky Gerung (paling kanan pegang mic) di Kawasan Jakarta Selatan pada Senin sore (20/5)/RMOL

Politik

Rocky Gerung Heran Dicaci Gegara Ucapkan Terima Kasih ke Jokowi

SENIN, 20 MEI 2024 | 18:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pengamat Politik sekaligus Wakil Ketua Bidang Panjat Tebing Alam dan Rekreasi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Rocky Gerung merasa geram lantaran dicaci maki hanya karena mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Terlebih, ucapan terima kasih dilontarkan Rocky saat kontingen atlet nasional panjat tebing Indonesia yang berlaga di IFSC Climbing Olympic Qualifier di Shanghai, China pada 15-20 Mei 2024 meraih medali emas.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Jokowi lalu kenapa saya dicaci maki?” keluh Rocky dalam sebuah diskusi bertajuk “Harkitnas: Nasionalisme, Solidaritas Global, dan Arah Generasi”, di Kawasan Jakarta Selatan pada Senin sore (20/5).


Rocky menegaskan bahwa pihaknya menginginkan agar dunia luar tahu bahwa bangsa Indonesia memiliki struktur kenegaraan.

“Loh saya ngomong dari luar negeri! Supaya luar negeri tau bahwa ada struktur negara Indonesia. Kalau di sini saya setiap hari hajar Jokowi kok,” tegasnya.

Rocky mengaku tak habis pikir dengan pihak-pihak yang mencaci dirinya hanya karena tidak bisa membedakan mana urusan marwah negara mana urusan domestik.

“Jadi bayangkan kepicikan orang tuh! Masak saya di luar negeri caci maki Jokowi? Itu orang gila tuh!” tegas akademisi UI tersebut.

“Jadi ini orang, Rock gua ikut lu tapi kalau ada suatu yang gak menyenangkan dia, dia caci-maki gue. Nah otak lu gak nyampe artinya. Banyak mereka yang menganggap yaa Rocky Gerung cuma cari sensasi,” tambah dia.

“Enggak, serius saya bilang, di luar negeri kita jaga bangsa ini. Bahwa luar negeri lebih tau keadaan Indonesia daripada kalian, daripada saya, pasti itu. Tetapi kita mesti ucapkan itu (terima kasih Presiden Jokowi di momen Panjat Tebing),” demikian Rocky.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya