Berita

Direktur Eksekutif Human Studies Institute, Rasminto/Rep

Politik

Gerindra Diyakini Siapkan Kuda Hitam untuk Pilkada Jakarta

SENIN, 20 MEI 2024 | 12:14 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sejumlah partai politik tengah menjaring figur potensial untuk Pilkada Jakarta, 27 November mendatang. Direktur Eksekutif Human Studies Institute, Rasminto, memprediksi akan ada kejutan dari Partai Gerindra.

"Sepertinya ada kejutan dari Gerindra, dan nama yang ditampilkan bakal jadi kuda hitam," kata Rasminto, saat menjadi narasumber kanal YouTube Gema Pos, Senin (20/5).

Menurutnya, Gerindra memiliki banyak kader yang siap mengemban amanah sebagai kepala daerah dan maju di kontestasi Pilkada 2024. Salah satunya Budi Djiwandono.


"Budi Djiwandono tokoh muda, di parlemen sudah terpilih dua periode, ini juga jadi kuda hitam," ungkap analis politik Universitas Islam Malang itu.

Kader lain dari Gerindra yang berpotensi maju Pilkada Jakarta adalah Ahmad Riza Patria, yang pernah menjabat wakil gubernur, mendampingi Anies Baswedan.

Lalu ada Rani Mauliani yang saat ini menjabat wakil ketua DPRD DKI Jakarta, dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

Istilah kuda hitam (dark horse) dalam sejarahnya mengesankan sifat yang misterius dan serba tidak terduga.

Kuda hitam merupakan kompetitor yang sepak terjangnya misterius, namun menyimpan bakat dan potensi luar biasa, sehingga potensial menang secara tak terduga.

Jika dikaitkan dengan politik, kuda hitam merupakan sebutan bagi seorang calon yang tidak diperhitungkan sebelumnya, namun tiba-tiba melejit dan di luar dugaan mampu memenangi sebuah kompetisi politik.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya