Berita

Presiden Iran, Ebrahim Raisi/Net

Dunia

Helikopter Raisi Ditemukan, Tidak Ada Tanda-tanda Kehidupan

SENIN, 20 MEI 2024 | 10:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pada Senin pagi (20/5), tim penyelamat berhasil menemukan bangkai helikopter yang ditumpangi rombongan Presiden Iran, Ebrahim Raisi.

Kepala Bulan Sabit Merah Iran, Pir Hossein Kolivand mengatakan bahwa setelah 12 jam, helikopter Raisi berhasil ditemukan sekitar 12 mil selatan perbatasan Azerbaijan-Iran di sisi gunung yang curam.

Kendati demikian, nasib Raisi, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian, Imam salat Jumat Tabriz Seyyed Mohammad-Ali Al-Hashem dan pejabat lainnya masih belum diketahui.


Melihat puing helikopter yang terbakar, Kolivand memperkirakan tidak ada yang selamat dalam kecelakaan tersebut.

"Tidak ada tanda-tanda kehidupan yang terlihat setelah helikopter yang membawa Presiden Iran Ebrahim Raisi jatuh," ujarnya, seperti dimuat media Iran, Press TV.

Helikopter yang dinaiki Raisi mengalami kecelakaan saat sedang menuju ke kota Tabriz, setelah ia meresmikan proyek bendungan di perbatasan bersama rekannya Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev.

Konvoi kepresidenan terdiri dari tiga helikopter, dua di antaranya mendarat dengan selamat tetapi satu hilang.

TV pemerintah mengatakan kecelakaan terjadi di dekat Jolfa, sebuah kota di perbatasan dengan negara Azerbaijan, sekitar 600 kilometer barat laut ibu kota Iran, Teheran. Belakangan, TV pemerintah menempatkan lokasinya lebih jauh ke timur dekat desa Uzi.

Kondisi cuaca buruk mempersulit komunikasi dengan helikopter yang membawa Raisi dan pejabat lainnya.

Selain tantangan cuaca, Menteri Dalam Negeri Ahmad Vahidi mengatakan bahwa operasi penyelamatan terhambat karena lokasi kecelakaan berada di lereng yang curam dan berhutan di mana jarak pandang sangat terbatas.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya