Berita

Jemaah haji Indonesia tiba di Hotel Madinah/Ist

Dunia

139 Kloter Tiba di Bandara AMAA Madinah

SENIN, 20 MEI 2024 | 10:41 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Operasional kedatangan jemaah haji Indonesia di Madinah sudah memasuki hari kedelapan. Tercatat jemaah yang sudah mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah sebanyak 139 kloter dengan sekitar 54.000 Jemaah.

“Sudah 139 kloter yang mendarat di Madinah dari 231 kloter yang terjadwal,” kata Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara, Abdillah dikutip Senin (20/5).

Sementara 323 kloter lainnya akan berangkat dari Tanah Air menuju King Abdul Aziz International Airport (KAAIA) Jeddah.


Untuk kedatangan jemaah haji Indonesia di Jeddah, kata Abdillah, mekanismenya tidak berbeda jauh dengan di Madinah.

Jemaah akan keluar melalui empat pintu kedatangan, yaitu: pintu Fast Track melalui gate A dan pintu B, C dan D, untuk kedatangan baik yang menggunakan penerbangan Saudia Airlines maupun Garuda Indonesia.

Abdillah menuturkan, jemaah haji Indonesia yang menggunakan jalur Fast Track, setibanya di Bandara Jeddah akan langsung melalui x-ray pemeriksaan tas kabin, lalu segera masuk ke dalam bus.

Adapun untuk non Fast Track, mereka akan melalui pemeriksaan imigrasi terlebih dahulu, lalu pemeriksaan barang bagasi dan tentengan untuk kemudian menunggu sejenak di paviliun, lalu dilanjutkan naiki bus menuju hotel di Makkah.

“Khusus jemaah gelombang 2 yang akan turun di Bandara Jeddah, kami mengimbau agar sudah menggunakan kain ihram sejak embarkasi," kata Abdillah.

Ada sekitar 60 persen kloter jemaah haji Indonesia yang mendarat di Jeddah. Prosedur yang sudah ditetapkan Kementerian Haji, untuk jemaah prosesnya kurang lebih antara 30 sampai 60 menit keluar dari bandara.



Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya