Berita

Presiden Joko Widodo/Ist

Politik

Jokowi Didorong Masuk Parpol Berkarakter Terbuka

MINGGU, 19 MEI 2024 | 18:20 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Setelah tidak lagi menjadi kader PDIP, Presiden Joko Widodo didorong Kembali masuk parpol pasca pensiun dari orang nomor satu di Indonesia.

Ketua Umum Relawan Alap-Alap Jokowi (AAJ), Muhammad
Isnaini mengaku sepakat dengan pernyataan Projo Karanganyar, bahwa Presiden Jokowi harus tetap berpolitik selepas purna jabatan.

Menurut Isnaini, Presiden Jokowi harus masuk partai. Mengingat demokrasi di tataran kekuasaan, mekanisme secara UU melalui partai politik.

Menurut Isnaini, Presiden Jokowi harus masuk partai. Mengingat demokrasi di tataran kekuasaan, mekanisme secara UU melalui partai politik.

"Kita sangat sepakat, secara personal, beliau masih sangat dibutuhkan secara utuh untuk cita-cita luhur negeri ini ke depan," kata Isnaini dalam keterangannya, Minggu (19/5).

Dalam pandangan AAJ, rakyat juga masih membutuhkan kehadiran Jokowi meski tidak lagi menjabat presiden.

Bahkan Isnaini yakin, Presiden ke-7 itu akan lebih memiliki kesempatan lebih luas, turut menentukan arah masa depan bangsa dengan masuk partai.

Dalam konteks pilihan, Isnaini menyebut catatan
partai dengan karakter terbuka sebagai pilihan.

"Saya juga sepakat dengan pendapat salah seorang pengamat, Pak Jokowi pilih partai yang membawa sifat terbuka. Sehingga secara legacy, tidak ada istilah beban utang budi," kata Isnaini.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya