Berita

Dok Foto/Repro

Nusantara

Satu-satunya Wartawan Indonesia

Salim Said Berhasil Mewawancarai Westerling

MINGGU, 19 MEI 2024 | 05:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Wartawan senior Profesor Salim Said menghembuskan nafas terakhir pada pukul 19.33 WIB, Sabtu (18/5).

Banyak karya yang telah ditorehkan dalam literasi kemiliteran dan sejarah Indonesia. Salah satu yang paling fenomenal ialah kesempatan Salim Said mewawancarai langsung Kapten Raymond Westerling.    

Pemimpin Redaksi Historia, Bonnie Triyana mengungkapkan bahwa Salim Said bisa dibilang satu-satunya wartawan Indonesia yang pernah mewawancarai Westerling.               


Salim Said meninggal dunia. Mungkin dia wartawan Indonesia pertama dan satu-satunya yang berhasil mewawancarai Kapten Westerling usai revolusi kemerdekaan Indonesia. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun,” kata Bonnie dikutip Kantor Berita Politik RMOL dari akun media X pribadinya, Minggu (19/5).

Kapten Westerling merupakan komandan Pasukan Khusus Depot Speciale Troepen atau DST yang bertanggung jawab atas pembantaian ribuan rakyat Sulawesi Selatan di sekitar tahun 1946.

Westerling juga menjadi otak dari pemberontakan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) di era Republik Indonesia Serikat (RIS) tahun 1950.

Diungkap Bonnie, Salim Said begitu berkesan saat bertemu langsung dengan Westerling. Wawancara itu dilaksanakan di Belanda sekitar tahun 1970.

Ketika menulis kisah pembantaian Westerling, saya mewawancarai Salim Said. Dia bercerita tentang pertemuannya dengan jagal rakyat Sulawesi Selatan itu. "Tatapan matanya seperti mata serigala," katanya. Kisah itu terbit pada Majalah Historia dan telah jd buku terbitan Kompas,” jelas Bonnie.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya