Berita

Penangkapan tersangka yang menembak Perdana Menteri Slovakia Robert Fico/Net

Dunia

Tersangka Penembakan Perdana Menteri Slovakia Hadapi Pengadilan Pra-Sidang

SABTU, 18 MEI 2024 | 20:06 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Seorang tersangka yang menembak Perdana Menteri Slovakia Robert Fico dijadwalkan akan hadir pada pengadilan pidana Sabtu (18/5), untuk menentukan penahanannya dalam pra-sidang.

Tersangka yang diidentifikasi oleh media lokal sebagai penyair berusia 71 tahun, Juraj Cintula telah didakwa dengan percobaan pembunuhan.

Jaksa penuntut sebelumnya telah mengajukan permintaan agar Cintula ditempatkan dalam tahanan pra-sidang, sebab insiden tragis yang menargetkan pejabat negara ini telah mengguncang masyarakat Slovakia.


Mengutip Hurriyet Daily News, Cintula diketahui menembak PM Slovakia sebanyak lima tembakan, dan memukulnya empat kali ketika Fico berjalan menuju para pendukungnya setelah pertemuan pemerintah di kota Handlova, Slovakia tengah.

Atas insiden tersebut, Fico segera dievakuasi ke rumah sakit dengan helikopter dan menjalani operasi selama lima jam.

"Pasien sudah sadar sekarang, kondisinya stabil, tapi dia masih dalam perawatan intensif. Kondisinya sangat serius," kata  direktur Rumah Sakit Roosevelt, Miriam Lapunikova, di kota Banska Bystrica, Slovakia tengah.

Percobaan pembunuhan ini sangat mengejutkan bagi Slovakia, anggota Uni Eropa dan NATO dengan populasi 5,4 juta orang, yang telah terpecah secara politik selama bertahun-tahun.

Fico, yang sedang menjalani masa jabatan keempatnya sebagai perdana menteri sebelumnya telah mengkampanyekan proposal perdamaian dengan Rusia dan penghentian bantuan militer ke Ukraina yang kemudian dilakukan oleh pemerintahannya.

Beberapa politisi oposisi bahkan media lokal telah menyebut Fico sebagai penjahat, diktator hingga pelayan Presiden Rusia Vladimir Putin sebelum serangan itu terjadi.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya