Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Iuran BPJS Tidak Berubah Meski Sistem Kelas Dihapus

SABTU, 18 MEI 2024 | 07:14 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Iuran pada BPJS Kesehatan dipastikan tetap sama seperti sebelumnya meski sistem kelas 1, 2 ,dan 3 akan digantikan dengan Sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).

Hal tersebut dikatakan Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizky Anugerah dalam konferensi pers setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghapus sistem kelas, yang memicu banyak perdebatan di media sosial.

"Soal iuran, kami pastikan masih sama, tidak ada penghapusan kelas. Jadi, otomatis iuran mengacu pada aturan yang lama yang diatur dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020," kata Rizky, dikutip Jumat (17/5).


Dalam keterangannya ia mengatakan bahwa pelayanan di fasilitas kesehatan saat ini juga masih yang lama sebelum Perpres 59 yang ditekan Jokowi berlaku.

Adapun dalam peraturan tersebut, sistem KRIS sendiri baru akan efektif dilakukan pada 30 Juni 2025 mendatang.

Saat ini, kata Rizky, pihaknya masih akan menunggu evaluasi dari hasil pantauan yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), serta Kementerian Keuangan mengenai sistem KRIS.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya