Berita

Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin/Net

Nusantara

Bey Machmudin Evaluasi Total Study Tour

JUMAT, 17 MEI 2024 | 14:13 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Bey Machmudin merespons desakan masyarakat agar perusahaan bus yang membawa rombongan pelajar SMK Lingga Kencana, bertanggung jawab atas kejadian kecelakaan maut di Subang.

Menurut Bey, hal itu merupakan ranah hukum pihak kepolisian. Ia mengaku akan fokus evaluasi pelaksanaan study tour, serta kesembuhan para korban kecelakaan maut di Subang.

"Kami lebih konsentrasi pada evaluasi study tour dan juga keselamatan dan penyembuhan para korban," kata Bey dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (17/5).


Lebih lanjut, Bey menjelaskan bahwa evaluasi itu bukan hanya tentang keselamatan para peserta study tour saja. Pihaknya ingin konsentrasi di bagian penyelenggaraan study tour itu tidak memberatkan pihak orang tua siswa.

"Study tour itu jangan hanya dilihat dari kasus kemarin. Dilihat secara panjang, iuran seperti apa," kata Bey.

Bey mengungkapkan, hal itu dilakukan agar masyarakat atau orang tua siswa tidak ada yang dirugikan.

"Akan kami evaluasi terus, jangan sampai merugikan masyarakat," demikian Bey.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya