Berita

Perdana Menteri Slovakia, Robert Fico/Net

Dunia

PM Slovakia Jalani Operasi Darurat Usai Ditembak Lima Kali

KAMIS, 16 MEI 2024 | 11:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perdana Menteri Slovakia, Robert Fico ditembak oleh pria bersenjata sebanyak lima kali pada Rabu (15/5).

Wakil PM Slovakia, Tomas Taraba mengatakan bahwa Fico yang terluka harus menjalani operasi darurat selama beberapa jam.

"Saya rasa operasinya berjalan lancar dan pada akhirnya dia akan selamat. Dia tidak berada dalam situasi yang mengancam nyawa saat ini," kata Taraba di tayangan televisi Inggris, Newshour.


Taraba mengatakan satu peluru menembus perut Fico dan peluru kedua mengenai sendinya.

Sebelumnya Menteri Dalam Negeri Matus Sutaj Estok dalam konferensi pers di luar rumah sakit di pusat kota Banska Bystrica mengatakan bahwa kondisi Fico kritis.

Estok menduga pembunuhan itu bermotif politik, berkaitan dengan pemilihan presiden Slovakia April lalu yang dimenangkan oleh sekutu Fico.

"Polisi telah menangkap seorang tersangka dan penyelidikan awal menemukan motivasi politik yang jelas di balik upaya pembunuhan tersebut," kata dia, seperti dimuat CNN

Penembakan terjadi di pusat kota Handlova, 190 kilometer timur laut ibu kota Bratislava setelah Fico meninggalkan rapat pemerintah.

Pelaku merupakan pria berusia 71 tahun yang diduga membawa senjata dan berada di antara kerumunan kecil orang yang menunggu untuk menyambut perdana menteri di jalan di luar pusat kebudayaan, tempat pertemuan itu berlangsung.

Setelah ditembak sebanyak lima kali, Fico dilarikan ke rumah sakit di kota tersebut dan kemudian dibawa dengan helikopter ke Banska Bystrica untuk perawatan intensif.

Presiden terpilih Peter Pellegrini, sekutu Fico, menyebut upaya pembunuhan itu sebagai ancaman terhadap demokrasi Slovakia.

“Jika kita mengekspresikan pendapat politik lain dengan pistol di lapangan, dan bukan di tempat pemungutan suara, kita membahayakan segala sesuatu yang telah kita bangun bersama selama 31 tahun kedaulatan Slovakia,” kata Pellegrini.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya