Berita

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Mohamad Jusuf Kalla/RMOL

Hukum

Tiba di PN Jakpus, JK Bersaksi untuk Karen Agustiawan

KAMIS, 16 MEI 2024 | 10:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Mohamad Jusuf Kalla atau JK tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat (Jakpus) pada hari ini Kamis (16/5).

Kehadiran JK dalam rangka menjalani pemeriksaan sebagai saksi meringankan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Liquefied Natural Gas (LNG) di Pertamina tahun 2011-2021, yang menjerat Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina tahun 2009-2014, Galaila Karen Kardinah alias Karen Agustiawan.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi, JK tiba sekitar pukul 09.59 WIB. Dia mengenakan kemeja lengan panjang.


Sesampainya di PN Jakpus, JK pun sempat tersenyum dan melambaikan tangan menyapa awak media lalu memasuki ruang sidang.

Tak selang berapa lama, Karen Agustiawan pun tiba di PN Jakpus. Ia didampingi sang suami. Dia pun menyempatkan menyapa awak media di ruang sidang.

Sebelumnya, Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri mengatakan, Wapres JK akan hadir di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (16/5).

"Besok akan hadir Pak Jusuf Kalla sebagai saksi meringankan dari pihak penasihat hukum," kata Ali di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (15/5).

Ali menjelaskan, terdakwa maupun penasihat hukumnya memiliki hak untuk menghadirkan siapa pun saksi yang dianggap dapat meringankan.

"Kita harus seimbang, Jaksa membuktikan dari hasil proses penyidikannya, terdakwa maupun penasihat hukumnya membuktikan sebaliknya dengan berbagai cara dan mekanisme sesuai ketentuan hukum. Satu di antaranya menghadirkan saksi yang meringankan," pungkas Ali.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya