Berita

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih/Istimewa

Politik

Komisi X DPR Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Tur Belajar

RABU, 15 MEI 2024 | 18:37 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah diminta untuk memperketat pengawasan terhadap kegiatan study tour (tur belajar) yang sudah menjadi kegiatan "wajib" di sekolah-sekolah.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, menyusul tragedi kecelakaan bus yang membawa siswa SMK Lingga Kencana Kota Depok saat melakukan kegiatan ke Ciater, Subang, Jawa Barat, baru-baru ini.

“Perlu dievaluasi menyeluruh mengenai tujuan, manfaat, dan kelayakan program yang sudah menjadi agenda tahunan di sekolah tersebut,” kata Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (15/5).


Untuk itu, selain menyampaikan belasungkawa kepada para keluarga korban tragedi kecelakaan tersebut, dirinya mendesak pihak yang bertanggung jawab dihukum sesuai dengan perundangan yang berlaku.

Ia pun meminta pemerintah pusat dan daerah untuk mengevaluasi kegiatan tur belajar agar lebih terarah dan sesuai dengan asas, tujuan, dan kemanfaatan dalam Pendidikan para siswa.

“Kegiatan ini tentu berbiaya besar dan bisa memberatkan bagi orangtua/wali siswa, kemudian ada faktor kelayakan dan keamanan yang harus dipenuhi dalam perjalanan tur jarak jauh tersebut,” tuturnya.

“Misalnya perjalanan tur ke museum, pusat konservasi alam, atau instansi yang memberi edukasi dalam bidang-bidang tertentu,” imbuh politikus fraksi PKS ini.

Selain itu, kegiatan tur belajar yang bertujuan ke lokasi yang jauh, bahkan lintas provinsi dan lintas pulau, sebaiknya ditinjau ulang. Karena kegiatan tur belajar yang dilakukan di dalam kota juga dapat menjadi opsi yang menarik, selain lebih murah dan lebih singkat waktu tempuhnya.

“Tentu disesuaikan dengan tujuan dan manfaat yang mau diambil, karena kemungkinan besar masih banyak potensi di sekitar kota atau kabupaten sesuai domisili sekolah yang dapat menambah wawasan bagi siswa,” sebut mantan Kepala Sekolah di suatu SMK di daerah Tegal tersebut.

Dengan begitu, sebenarnya kegiatan tur belajar dalam kota  juga dapat membantu meningkatkan perekonomian UMKM di wilayah asal/domisili sekolah tersebut.

“Wawasan siswa juga tetap diperkaya melalui pengenalan potensi alam, ekonomi, sosial, dan budaya di daerahnya sendiri," tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya