Berita

Wakil Ketua, Nurul Ghufron KPK/RMOL

Hukum

Sidang Etik Nurul Ghufron Kembali Digelar

SELASA, 14 MEI 2024 | 08:29 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Setelah sempat tertunda, Dewan Pengawas (Dewas) KPK kembali menggelar sidang etik dengan terperiksa Wakil Ketua, Nurul Ghufron, atas dugaan pelanggaran kode etik dan perilaku insan KPK.

Anggota Dewas KPK, Albertina Ho, mengatakan, sidang etik digelar hari ini, Selasa (14/5), setelah tertunda karena Ghufron tidak hadir, Kamis lalu (2/5).

"Ya, sidang hari ini," kata Albertina kepada Kantor Berita Politik RMOL, sembari mengaku membawa sejumlah pemberitaan yang menyebutkan bahwa Ghufron hadir pada sidang kali ini.


"Kalau saya baca di media, Pak NG (Nurul Ghufron) akan hadir," pungkasnya.

Sementara itu, anggota Dewas KPK lainnya, Syamsuddin Haris, mengatakan, sidang etik Ghufron digelar pukul 09.30 WIB.

"Pak NG sudah konfirmasi hadir," katanya, saat dikonfirmasi terpisah.

Wakil Ketua KPK lainnya, Alexander Marwata, juga mengkonfirmasi akan hadir sebagai saksi.

Sidang etik digelar lantaran Ghufron diduga melakukan penyalahgunaan pengaruh sebagai insan KPK saat mutasi seorang pegawai di Kementerian Pertanian (Kementan) berinisial ADM.

Ghufron pun menggugat Dewas KPK ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, karena dugaan penyalahgunaan pengaruh terkait mutasi itu sudah kedaluwarsa. Dan menurutnya Dewas tidak berhak melanjutkan laporan masyarakat itu.

Bahkan, Ghufron juga melaporkan anggota Dewas KPK, Albertina Ho ke Dewas KPK, juga atas dugaan penyalahgunaan wewenang, karena meminta hasil transaksi keuangan pegawai KPK kepada PPATK.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya