Berita

Petinggi Partai Golkar dan PKB Tasikmalaya makan malam bersama/RMOLJabar

Politik

Pilkada Kota Tasikmalaya

Golkar dan PKB Perkuat Komunikasi

SELASA, 14 MEI 2024 | 07:30 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Jelang pemilihan walikota, Ketua DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf, memperkuat komunikasi politik dengan sejumlah partai, Salah satunya PKB.

Dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (14/5), Muhammad Yusuf bersama jajaran makan malam bersama Ketua DPC PKB, H Wahid, dan jajaran, di salah satu rumah makan, Senin malam (13/5).

Menurut Yusuf, sapaan akrabnya, pertemuan kali ini merupakan silaturahmi biasa pasca Lebaran, diisi diskusi ringan terkait Pilkada Kota Tasikmalaya 2024.


"Jadi ini silaturahmi yang sudah direncanakan sejak lama," ungkapnya.

Dia juga menegaskan pentingnya hubungan antara Golkar dan PKB dalam konteks politik lokal. Beberapa kali pujian juga dilontarkan kepada PKB yang dinilai sebagai partai yang menarik perhatian banyak pihak.

Golkar berharap dapat mempererat tali persaudaraan jelang Pilkada 2024.

PKB sendiri mengapresiasi keberanian dan keterbukaan Golkar mengajak silaturahmi, meski telah memiliki kesepakatan dengan partai lain. Untuk itu H Wahid menyatakan apresiasi.

"Intinya kami salut dan apresiatif, Golkar menunjukan senioritasnya dalam pengalaman berpolitik. PKB sebagai Parpol muda, pengalaman kurang, semoga dosanya pun belum banyak," sergahnya.

Dia memahami, setiap partai memiliki misi yang sama untuk kemajuan Kota Tasikmalaya.

"Kita doakan Pak Haji Yusuf selalu sehat dalam ikhtiar di Pilkada Kota Tasikmalaya," katanya.

Wahid memahami keinginan Yusuf kembali terlibat dalam Pilkada sebagai walikota, dan menekankan pentingnya kesepahaman dan kesepakatan memajukan kota.

"Tinggal apakah kita sepaham dan sepakat dengan tujuan agar kota ini lebih baik ke depannya," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya