Berita

Tiga pelaku tawuran saat digelandang petugas/RMOLJabar

Presisi

Bogor Rawan Tawuran, Tiga Pelaku Terafiliasi Geng Motor Diamankan

SELASA, 14 MEI 2024 | 07:06 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Aksi kekerasan dan tawuran hingga menyebabkan korban masih saja terjadi di Kota Bogor. Hal itu terungkap setelah 3 tersangka berhasil diamankan. Satu di antaranya terpaksa ditindak tegas di kedua kakinya, karena melawan petugas.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Bismo Teguh Prakoso, mengatakan, tiga pelaku itu ditangkap setelah pihaknya mendapat laporan adanya sekelompok orang yang terafiliasi geng motor hendak tawuran menggunakan senjata tajam.

“Nah, saat diamankan, ada satu tersangka yang melawan petugas, menggunakan senjata tajam. Terpaksa kita beri tindakan tegas dan terukur di kedua kakinya dengan timah panas,” kata Bismo, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (14/5).


Tiga pelaku itu berinisial DR, AAR, dan RJ. Namun setelah dilakukan pemeriksaan dan tes urine, dua dari tiga tersangka positif menggunakan narkotika jenis Sabu.

“Tiga orang tersangka itu kita amankan. Beberapa hari lalu juga ada tawuran, dan ketiga tersangka itu membawa senjata tajam,” ungkapnya.

Salah satu tersangka, RJ, diduga membacok salah satu korban hingga menyebabkan luka berat di punggung.

"Mereka bagian dari Surken Street (geng motor), yang pada saat kejadian mengejar kelompok lain yang dikenal dengan sebutan kelompok Tom. Peristiwa malam itu melibatkan sekitar 20 orang, menggunakan motor dan membawa senjata tajam," bebernya.

Atas perbuatannya, tersangka berinisial RJ dijerat UU Darurat Sajam Nomor 12/1951 dengan ancaman 10 tahun penjara, dan UU Penganiayaan Berat pasal 351 ayat 2.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya