Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Ingin Menangkan "Perang Chip", Korea Selatan Siapkan Dana Rp117,4 Triliun

SENIN, 13 MEI 2024 | 16:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bertujuan memenangkan persaingan chip dunia, Korea Selatan dilaporkan sedang menyiapkan rencana paket dukungan untuk investasi dan penelitian chip senilai lebih dari 10 triliun won (Rp117,4 triliun).

Reuters melaporkan Senin (13/5), Menteri Keuangan Choi Sang-mok mengatakan bahwa pemerintah akan segera mengumumkan rincian paket tersebut, yang menargetkan bahan chip, pembuat peralatan, dan perusahaan luar biasa di seluruh rantai pasokan semikonduktor.

"Program ini dapat mencakup penawaran pinjaman kebijakan dan pembentukan dana baru yang dibiayai oleh lembaga keuangan negara dan swasta," kata Choi kepada para eksekutif pembuat peralatan chip dalam negeri pada sebuah pertemuan Kementerian Keuangan.


Korea Selatan saat ini sedang membangun klaster mega chip di Yongin, di selatan ibu kotanya, Seoul, yang disebut-sebut sebagai kompleks teknologi tinggi terbesar di dunia.

Presiden Yoon Suk Yeol telah berjanji untuk mengerahkan semua sumber daya yang ada untuk memenangkan "perang chip', dan menjanjikan keuntungan pajak untuk investasi.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya