Berita

Proses pembuatan mesin peluncur satelit PS4 PSLV dengan teknik 3D yang dilakukan ISRO India./ET

Tekno

Badan Ruang Angkasa India Cetak Mesin Peluncur Satelit dengan Teknik 3D

MINGGU, 12 MEI 2024 | 20:26 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Organisasi Penelitian Ruang Angkasa India (ISRO) dilaporkan berhasil melakukan uji jangka panjang terhadap mesin PS4 yang dirancang ulang menggunakan teknik manufaktur aditif (AM) mutakhir. Dalam istilah yang awam digunakan masyarakat kebanyakan, teknik ini dikenal sebagai pencetakan tiga dimensi atau 3D.

Keberhasilan ini diumumkan ISRO hari Jumat kemarin (10/5).

Mesin baru yang kini menjadi satu kesatuan menghemat 97 persen bahan baku dan mengurangi waktu produksi hingga 60 persen.


ISRO mencapai tonggak penting dengan keberhasilan pengujian panas mesin roket cair yang diproduksi melalui teknologi AM dengan durasi 665 detik pada tanggal 9 Mei, menurut rilis dari badan antariksa.

Mesin yang digunakan adalah mesin PS4 Polar Satellite Launch Vehicle (PSLV) tingkat atas.

Mesin PS4 yang diproduksi dengan jalur pemesinan dan pengelasan konvensional telah digunakan untuk PSLV tahap keempat yang memiliki daya dorong 7,33 kN dalam kondisi vakum. Mesin yang sama juga digunakan dalam Sistem Kontrol Reaksi (RCS) tahap pertama (PS1) PSLV, kata rilis tersebut.

Mesin ini menggunakan kombinasi bipropelan Nitrogen Tetroksida yang dapat disimpan di bumi sebagai pengoksidasi dan Mono Methyl Hydrazine sebagai bahan bakar dalam mode pemberian tekanan. Ini dikembangkan oleh Liquid Propulsion Systems Center (LPSC) ISRO.

LPSC mendesain ulang mesinnya sehingga sesuai dengan konsep Design for Additive Manufacturing (DfAM) sehingga memperoleh keuntungan yang cukup besar.

Teknik Laser Powder Bed Fusion yang digunakan telah mengurangi jumlah komponen dari 14 menjadi satu bagian, dan menghilangkan 19 sambungan las, sehingga menghemat penggunaan bahan baku per mesin secara signifikan (13,7 kg bubuk logam dibandingkan dengan 565 kg bahan tempa. dan lembaran untuk proses manufaktur konvensional) dan mengurangi 60 persen waktu produksi keseluruhan, menurut rilis ISRO.

Pembuatan mesin dilakukan di industri India (M/s WIPRO 3D), dan mesin diuji panas di ISRO Propulsion Complex, Mahendragiri, Tamil Nadu.

Sebagai bagian dari program pengembangan, kepala injektor mesin telah direalisasikan dan berhasil diuji panas sebelumnya. Pemodelan aliran dan termal terperinci, simulasi struktural, dan karakterisasi aliran dingin dari perangkat keras proto dilakukan untuk mendapatkan kepercayaan untuk pengujian panas, kata ISRO.

Hasilnya, empat pengujian panas pengembangan mesin terintegrasi yang berhasil dilakukan selama durasi kumulatif 74 detik yang memvalidasi parameter kinerja mesin.

Selanjutnya, mesin berhasil diuji pada kualifikasi penuh berdurasi 665 detik dan mengamati bahwa semua parameter kinerja sesuai dengan yang diharapkan. Direncanakan untuk memasukkan mesin AM PS4 ini ke dalam program PSLV reguler, tambah ISRO.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya