Berita

Donald Trump di acara kampanye di Wildwood, New Jersey, Amerika Serikat/Net

Dunia

Trump Sebut Biden Orang Jahat dan Bodoh

MINGGU, 12 MEI 2024 | 15:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pernyataan kontroversial kembali disampaikan mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Selama kampanye besarnya di Wildwood, New Jersey pada Minggu (12/5), Trump melontarkan ujaran kebencian dan cemoohan kepada Presiden AS sekaligus lawan politiknya di pemilu 2024, Joe Biden.

Mengenakan jas biru, dasi merah, dan topi bertuliskan "Make America Great Again", Trump menyebut Biden sebagai sosok jahat dan berulang kali menyebutnya bodoh.


“Anda bisa menyebutkan 10 presiden terburuk dalam sejarah negara kita, dan menjumlahkannya dan mereka tidak melakukan kerusakan pada negara kita seperti yang dilakukan oleh orang bodoh ini (Biden)," kata dia, seperti dimuat Associated Press.

“Dia bodoh, dia bukan orang pintar. Dia tidak pernah melakukannya,” tambah Trump.

“Dia dianggap bodoh. Saya berbicara tentang dia secara berbeda sekarang, sarung tangan sudah dilepas. Dia orang jahat dia presiden terburuk yang pernah ada di negara mana pun. Seluruh dunia menertawakannya, dia bodoh,” ujarnya lebih lanjut.

Trump juga menyalahkan Biden atas banyaknya permasalahan hukum yang dihadapinya.

"Anda tidak boleh melakukan hal itu terhadap lawan Anda. Tindakan seperti ini hanya dilakukan oleh negara-negara dunia ketiga, tidak di Amerika Serikat," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Trump memuji pemerintahannya sendiri yang diklaimnya mampu menciptakan perekonomian terbesar dalam sejarah AS.

Dia menambahkan, jika dia menang, New Jersey akan mendapat manfaat.

“Jika Joe Biden memenangkan pemilu ini, kelas menengah akan kalah, New Jersey kalah,” kata Trump.

Menurut pejabat Wildwood, sepanjang pidato Trump yang panjang, para pendukungnya di rapat umum bersorak sorai. Diperkirakan ada 80.000 dan 100.000 orang yang hadir.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Dua Kali Belanja dalam Sepekan, Komisaris AMMN Tambah 4,62 Juta Saham

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:23

Di KUII VIII, MUI Dorong Gagasan Danantara Syariah Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:00

Wall Street Variatif, S&P 500 Nyaris Tak Bergerak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:38

Bursa Eropa: DAX dan STOXX 600 Menguat di Akhir Pekan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:20

Walkot Jakpus Melarang Laporan Warga Berhenti di Meja Birokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:07

Respon Kadin Soal PMI Manufaktur: Genjot Perdagangan dan Investasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:03

Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:51

Febrie Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:42

Untung Hakim Masih Ada

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:25

Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna Dimulai di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:19

Selengkapnya