Berita

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden/Net

Dunia

Biden Perintahkan Hamas Bebaskan Tawanan Israel Besok!

MINGGU, 12 MEI 2024 | 14:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Waktu gencatan senjata akan bergantung pada seberapa cepat Hamas melepaskan para tawanan Israel.

Untuk itu, Presiden Amerika Serikat, Joe Biden pada Minggu (12/5) mendesak agar Hamas segera memenuhi persyaratan tersebut besok.

"Israel bilang terserah Hamas, kalau mereka mau (bebaskan tawanan), kita bisa mengakhirinya besok. Dan gencatan senjata akan dimulai besok,” tegas Biden di acara penggalangan dana di rumah mantan eksekutif Microsoft, seperti dimuat Shafaq News.


Putaran diskusi terbaru antara Israel dan Hamas mengenai gencatan senjata di Gaza dan pembebasan sandera berakhir minggu ini tanpa kemajuan yang nyata, dengan Israel bersikeras untuk menyerang Rafah.

Biden dan banyak pejabat Eropa memperingatkan tentang dampak buruk serangan Rafah terhadap 1,4 juta pengungsi Palestina.

Biden sebelumnya mengancam akan menghentikan bantuan senjata jika Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu bersikeras menginvasi Rafah.

“Jika mereka masuk ke Rafah, saya tidak akan memasok senjata yang telah digunakan,” tegasnya.

Sejauh ini, Israel telah membunuh sekitar 35.000 orang dan melukai lebih dari 79.000 orang, sebagian besar adalah wanita dan anak-anak.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya