Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

TikTok Mulai Tandai Konten yang Dihasilkan Lewat AI

JUMAT, 10 MEI 2024 | 16:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aplikasi berbagi video TikTok mengumumkan pemberian label khusus pada gambar dan video yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI).

Dalam pernyataannya pada Kamis (9/5), TikTok mengatakan mereka akan menggunakan watermark digital yang dikenal sebagai Kredensial Konten pada setiap foto dan video AI yang diunggah ke aplikasinya.

TikTok sebelumnya sudah memberi label pada konten buatan AI yang dibuat dengan alat di dalam aplikasi, namun langkah terbaru ini akan menerapkan label pada video dan gambar yang dihasilkan di luar layanan.


“Kami juga memiliki kebijakan yang melarang AI realistis yang tidak diberi label, jadi jika AI (konten yang dihasilkan) yang realistis muncul di platform, maka kami akan menghapusnya karena melanggar pedoman komunitas kami,” kata Adam Presser, kepala operasi dan kepercayaan dan keselamatan di TikTok, seperti dikutip dari CGTN, Jumat (10/5).

Perusahaan yang berbasis di China tersebut mengatakan bahwa teknologi terbarunya dapat melampirkan metadata ke konten, yang dapat digunakan untuk langsung mengenali dan memberi label pada konten yang dihasilkan AI.

TikTok mengatakan pihaknya mulai menerapkan teknologi tersebut pada Kamis pada gambar dan video dan akan segera hadir dalam konten audio.

Teknologi Kredensial Konten dipelopori oleh Koalisi untuk Asal dan Keaslian Konten, sebuah grup yang didirikan bersama oleh Adobe, Microsoft, dan lainnya, namun terbuka untuk digunakan oleh perusahaan lain. Ini telah diadopsi oleh pembuat ChatGPT OpenAI.

YouTube, yang dimiliki oleh Google Alphabet, dan Meta Platforms, yang memiliki Instagram dan Facebook, juga mengatakan mereka berencana untuk menggunakan Kredensial Konten.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya