Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/RMOL

Politik

Chatib Basri hingga Perry Warjiyo Sangat Layak Gantikan Sri Mulyani

KAMIS, 09 MEI 2024 | 19:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Indonesia memiliki sejumlah tokoh yang sangat kompeten di bidang keuangan. Mereka dinilai layak mengisi pos Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Menggantikan Sri Mulyani Indrawati yang sudah harus dipensiunkan.

Pasalnya, selama menjabat Menkeu di pemerintahan Joko Widodo (Jokowi), Sri Mulyani acapkali mengeluarkan kebijakan yang tidak berdampak baik bagi masyarakat.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, menilai banyak tokoh yang sangat pantas menggantikan Sri Mulyani. Seperti mantan Menkeu era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Chatib Basri, hingga Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo.


Para tokoh itu memiliki kapasitas dan integritas yang mumpuni untuk mengisi pos Kemenkeu di pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Secara umum, Menkeu diperlukan tokoh profesional. Sejauh ini kalangan ekonom yang memahami serta potensial miliki keberanian tidak banyak, di antaranya Chatib Basri, Faisal Basri, Bambang Brojonegoro, Perry Warjiyo. Atau tokoh yang mungkin tidak populer semisal akademisi dan aktivis ekonomi UGM Rimawan Pradiptyo,” kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (9/5).

Menurut pengamat politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, dari sekian banyak tokoh tersebut, Chatib Basri cenderung lebih berpeluang besar diterima oleh masyarakat. Lantaran dirinya tidak pernah terlibat kontroversi yang berkaitan dengan politik kekuasaan.

“Hanya saja, keterpilihan kandidat Menkeu bergantung inisiatif politik, dan Chatib Basri menjadi yang paling mungkin karena minim sentimen politik kekuasaan,” demikian Dedi Kurnia.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya