Berita

Distribusi bantuan logistik untuk masyarakat terdampak banjir dan longsor Kabupaten Luwu/Ist

Nusantara

Bantuan Logistik Banjir Luwu Mulai Disebar Via Jalur Darat

KAMIS, 09 MEI 2024 | 18:01 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Distribusi bantuan logistik langsung disalurkan pemerintah untuk masyarakat terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Pendistribusian bantuan dilakukan setelah satu dari 12 desa terdampak di Kabupaten Luwu sudah bisa diakses melalui jalur darat.

“Saat ini Desa Kadundung sudah bisa kita lewati jalur darat, kita bergerak cepat untuk langsung mendistribusikan bantuan,” kata Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen Fajar Setyawan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/5).


Pengiriman bantuan logistik ini didukung oleh komunitas off road dari IOF Pengcab Luwu dan pihak TNI untuk mengantisipasi medan yang sulit dilalui kendaraan roda empat.

“Jika medan sulit dilalui kendaraan roda empat, maka TNI akan membantu membawa logistik dengan sepeda motor atau berjalan kaki menggunakan back-pack.

“Tidak hanya untuk Desa Kadundung, jika memungkinkan operasi ini dapat mengantarkan bantuan ke desa-desa terdekat tentunya dengan keamanan yang sudah kita verifikasi,” tambahnya.

Per Kamis (9/5), bantuan logistik dan evakuasi warga masih dilakukan via udara menggunakan helikopter TNI AD sebanyak dua sorti ke Desa Pajang.

Dalam 10 hari kedepan, pemerintah memastikan perbaikan jembatan yang rusak sembari tetap bergerak untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat maupun evakuasi.

“10 hari kedepan kita upayakan perbaikan jembatan yang rusak bersama unsur perangkat daerah terkait,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya