Berita

Ilustrasi foto/Net

Politik

Pilkada 2024 Bakal Dihiasi Banyak Tokoh Alternatif

KAMIS, 09 MEI 2024 | 17:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sejumlah tokoh berhasil melenggang ke DPR usai memenangkan Pileg 2024. Tokoh-tokoh yang sebelumnya aktif di tingkat daerah, kini mengambil peran di tingkat nasional.

Menurut Analis Politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, hal ini memunculkan spekulasi tentang dampaknya terhadap Pilkada Serentak yang akan datang.

"Tokoh-tokoh yang sudah masuk DPR itu sangat mungkin enggan atau takut masuk lagi ke dalam perhelatan Pilkada, karena harus mundur dari DPR padahal baru dilantik," katanya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (9/5).


Dengan kekosongan kursi politik di tingkat daerah, sosok yang akrab disapa Hensat itu memprediksi bahwa Pilkada Serentak akan dipenuhi dengan kotak kosong.

"Kerugiannya mungkin kita akan menemukan banyak sekali kotak kosong ya dalam Pilkada nanti karena ketakutan itu untuk masuk," kata Hensat.

Meski begitu, founder Lembaga Survei Kedai Kopi itu meyakini fenomena kotak kosong tidak akan terjadi di Jakarta. Justru banyak tokoh yang berlomba-lomba untuk menjadi Gubernur Jakarta.

"Gara-gara kotak kosong atau banyak tokoh yang memang sudah masuk ke DPR kemudian enggan untuk maju berkontestasi jadi nama-nama alternatif tuh mulai muncul," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya