Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

BI Optimis Ekonomi RI di Kuartal II 2024 Bakal Tumbuh di Atas 5 Persen

KAMIS, 09 MEI 2024 | 16:08 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal selanjutnya atau kuartal II 2024 diyakini masih akan tembus di atas 5 persen.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, bahwa pertumbuhan tersebut akan ditopang oleh konsumsi rumah tangga dan keberlanjutan pembangunan infrastruktur.

“Kami meyakini di kuartal II akan lebih tinggi dari 5 persen, dan itu dukung juga dari konsumsi rumah tangga khususnya berkaitan dengan pengeluaran masyarakat ini selama Ramadan dan Idul Fitri. Itu akan mendukung pertumbuhan ekonomi di kuartal II lebih tinggi dari 5 persen,” kata Perry pada Rabu (8/5).


Selain ditopang oleh konsumsi rumah tangga, pertumbuhan ekonomi domestik juga akan ditopang oleh keberlanjutan pembangunan infrastruktur pemerintah maupun swasta, termasuk Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diyakini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal II 2024,

“Dan juga keberlanjutan dari pembangunan infrastruktur baik pemerintah dan swasta. Pemerintah berkaitan dengan proyek proyek strategis nasional,” jelasnya.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I 2024 sendiri berada pada level 5,11 persen secara tahunan (yoy), angka tersebut menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Dalam hal ini, konsumsi rumah tangga juga tercatat meningkat sebesar 4,91 persen yoy, dan Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) tumbuh tinggi sebesar 24,29 persen, seiring dengan adanya pelaksanaan Pemilu 2024, hari libur nasional, dan cuti bersama hari raya.

Selain itu, peningkatan ini juga disusul oleh konsumsi pemerintah yang tumbuh sebesar 19,90 persen yoy, didorong oleh kenaikan belanja barang, terutama terkait pelaksanaan Pemilu 2024, serta belanja pegawai.

Serta dorongan investasi yang terpantau melonjak sebesar 3,79 persen yoy terutama ditopang oleh investasi bangunan seiring berlanjutnya pembangunan infrastruktur.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya