Berita

Ono Surono dan Bima Aya/Ist

Politik

Ketua PDIP Jabar Bahas Sinergi Bareng Bima Arya

KAMIS, 09 MEI 2024 | 11:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dinamika menuju Pilkada 2024 khususnya Jawa Barat, dibahas Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar, Ono Surono saat bersilaturahmi ke kediaman politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga mantan Wali Kota Bogor Bima Arya, Rabu malam (8/5).

Kehadiran Ono pun disambut hangat Bima Arya dengan menyuguhkan secangkir kopi Liong.

Ono mengatakan, kunjungan tersebut adalah silaturahmi kepada seorang sahabat yang terakhir bertemu saat lari pagi bersama di Cibinong Bogor pada tahun lalu.


"Kunjungan persahabatan saja, kita berdiskusi tentang banyak hal dengan santai, sambil ngopi. Juga cerita pengalaman mengurus rakyat. Kang Bima di kota dan saya di desa dengan berbagai macam masalahnya," kata Ono dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (9/5).

Anggota DPRD Jabar terpilih tersebut tidak menampik dalam kunjungan juga terselip pembicaraan terkait situasi Jawa Barat terkini, termasuk mengenai Pilgub yang akan berlangsung pada November mendatang.

"Kang Bima Arya ini kan berpengalaman memimpin Kota Bogor yang memiliki permasalahan cukup kompleks. Mungkin ke depannya kami dapat bersinergi," beber Ono.

Diketahui, dari hasil Pileg 2024 lalu, Ono Surono meraup suara tertinggi untuk calon anggota DPRD Jabar dapil 12 yakni Kota/Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Indramayu.

Ono menilai banyaknya suara untuk PDIP di wilayah Pantura Jawa Barat menggambarkan respons positif masyarakat.

"Tentu kami akan lebih fokus mendorong program Pemprov Jabar untuk memperbaiki berbagai bidang khususnya di Dapil 12," tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya