Berita

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi dan Menlu PNG, Justin Tkatchenko saat menggelar pertemuan di Jakarta, Rabu, 8 Mei 2024/Ist

Dunia

Menlu Papua Nugini Juluki Indonesia Mitra Bilateral Penting

RABU, 08 MEI 2024 | 18:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kontribusi besar Indonesia terhadap pembangunan ekonomi dan infrastruktur Papua Nugini (PNG) membuat RI dinobatkan sebagai mitra bilateral penting.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri PNG, Justin Tkatchenko setelah menggelar pertemuan bilateral dengan Menlu RI, Retno Marsudi di Jayapura, Rabu (8/5).

Dalam kesempatan itu, Tkatchenko menekankan pentingnya hubungan bilateral yang terjalin antara kedua negara. Sehingga persahabatan harus terus diperkuat dengan dasar kepercayaan.


"Karena kedua negara berbagi perbatasan darat yang sama, Sehingga menjadi tanggung jawab PNG untuk berkomitmen dalam menjaga hubungan antar bangsa di masa depan," kata dia.

Lebih lanjut, Tkatchenko mengungkap bahwa sejumlah kolaborasi ekonomi antara PNG dan Indonesia telah disepakati dalam pertemuan tersebut.

Mewakili PNG, Menlu Tkatchenko berterimakasih kepada Indonesia atas bantuan hibah sebesar 16 juta kina untuk Rumah Sakit Umum New Port Moresby.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih dan mendorong dukungan Indonesia yang berkelanjutan dalam pelaksanaan proyek hibah yang didanai pemerintah Indonesia di PNG yang memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan," kata dia.

Tkatchenko kemudian menjuluki Indonesia sebagai mitra penting bagi Papua Nugini dan mengapresiasi Menlu Retno atas upayanya memperkuat hubungan bilateral.

"PNG menghargai Indonesia sebagai mitra bilateral yang penting. Terima kasih Menteri (Retno), atas semua cinta, perhatian, dan kerja keras yang Anda lakukan untuk memastikan hubungan kita lebih kuat dari sebelumnya," pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya