Berita

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asyari/Istimewa

Politik

Tertidur di Sidang Sengketa Pileg, Hasyim Lagi-lagi Ditegur Hakim MK

RABU, 08 MEI 2024 | 14:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Teguran demi teguran terus didapat Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asyari, dalam sidang lanjutan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) legislatif atau sengketa Pileg, Rabu (8/5).

Terkini, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Suhartoyo, menegur Hasyim Asyari yang dianggap tertidur saat sidang masih berlangsung.

"Pak Ketua, Pak Hasyim, Bapak tidur ya?” tegur Suhartoyo di ruang rapat pleno MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (8/5).


Teguran tersebut diberikan karena Hasyim lama memberi respons saat Suhartoyo menanyakan soal sisa suara yang tidak terkonversi.

Mendapat teguran tersebut, Hasyim lantas mendekatkan wajahnya ke mikrofon. Namun Komisioner KPU RI 2 periode itu tidak membantah ataupun membenarkan soal ia tertidur atau tidak.

Hasyim hanya menjawab bahwa tidak ada istilah sisa suara, karena penghitungan menggunakan metode divisor. Di mana KPU menggunakan metode Sainte Lague dalam mengkonversi suara menjadi kursi parlemen.

“Misalkan satu parpol perolehan suaranya dibagi dengan istilahnya bilangan pembagi pemilihan sebagai kuota itu kemudian masih ada sisa suara dihitung di tahap kedua. Nah sekarang tidak ada lagi istilah sisa suara karena faktor pembaginya dengan angka yang pasti,” jelas Hasyim.

Ternyata, Hasyim juga beberapa kali terlelap dan ditegur dalam sidang sengketa Pilpres 2024 yang dihelat sebelumnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya