Berita

Para pemain Timnas U-23 harus mengenakan jaket tebal saat berlatih, karena suhu Paris yang dingin/RMOLJatim

Sepak Bola

Jelang Laga Play-off, Shin Tae-yong Fokus Kebugaran Pemain

RABU, 08 MEI 2024 | 07:54 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Pelatih Timnas U-23 Indonesia, Shin Tae-yong, kini fokus menjaga kebugaran pemain jelang menghadapi Guinea, di Paris (9/5), pada laga play-off memperebutkan satu tiket tersisa di Olimpiade 2024.

Timnas U-23 Indonesia sendiri sudah tiba di Paris sejak Senin (6/5), setelah menempuh perjalanan beberapa jam dari Doha, Qatar. Karena lelah, mereka hanya latihan pemulihan.

"Hanya pemulihan fisik dan latihan taktik sebentar. Perjalanan memang lumayan jauh," jelas Shin Tae-yong, dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim, Rabu (8/5).


Tim Indonesia, kata dia, sengaja tiba di Paris lebih awal, agar bisa segera beradaptasi dengan cuaca.

"Seperti apa yang Anda lihat, semua (pemain) menggunakan jaket tebal, karena suhu lumayan dingin. Yang paling penting sebenarnya kontrol kondisi pemain. Karena secara psikologis mereka mulai capek, lelah. Nah, yang penting kita kontrol agar tetap bugar," urainya.

Seperti diketahui, pada putaran final Piala Asia U-23 2024 di Doha, cuaca sangat panas, sekitar 35 derajat Celcius. Sebaliknya, cuaca di Paris relatif dingin (sekitar 12 derajat Celcius), sehingga adaptasi pemain terhadap cuaca harus dilakukan jauh-jauh hari.

"Selain itu ada kesulitan, yakni masalah makanan dan tidur. Karena kita buru-buru pesan hotel dan lain-lain, karena baru bisa dilakukan setelah pertandingan di Doha selesai. Jadi memang ada masalah sedikit," katanya.

Shin Tae-yong juga mengeluhkan lapangan tempat berlatih, yakni Stade de Lagrange, yang menurutnya kurang representatif.

"Memang di bawah standar. Tidak seperti di Doha, tetapi katanya di sini yang rumputnya paling baik. Jadi mau tidak mau kita harus adaptasi dengan situasi dan kondisi," tambahnya lagi.

Shin Tae-yong juga menyinggung soal kedatangan Alfeandra Dewangga. Menurutnya, pemain yang merumput bersama PSIS Semarang itu tengah menunggu visa. Jika selesai, dia bergabung dengan pemain lain di Paris.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya