Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Suar Matahari Meningkat, Sistem Komunikasi China Berpotensi Eror

SELASA, 07 MEI 2024 | 16:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sistem komunikasi di China diperkirakan akan terganggu akibat serangkaian suar matahari atau suar surya  yang diperkirakan terjadi. Begitu menurut peringatan terbaru yang dikeluarkan Pusat Meteorologi Satelit Nasional (NSMC) Tiongkok.

Peringatan NSMC muncul setelah suar matahari kelas X, klasifikasi terkuat, terjadi pada Minggu sore (5/5) waktu China.

Menurut NSMC, suar surya susulan diperkirakan terjadi antara tanggal 6 dan 8 Mei. Suar surya ini diperkirakan termasuk dalam kategori kelas X atau kelas M, yang merupakan kategori tertinggi kedua.


Dikutip dari CGTN, Selasa (7/5), suar surya adalah semburan energi dahsyat yang berasal dari matahari. Sumber lain menyebutnya sebagai letusan dari permukaan matahari yang mengeluarkan semburan radiasi elektromagnetik yang intens. Mereka tercipta ketika energi magnet menumpuk di atmosfer matahari dan dilepaskan.

Suar surya dikategorikan berdasarkan ukurannya ke dalam kelompok berhuruf, dengan kelas X sebagai yang paling kuat. Mereka menimbulkan ancaman bagi satelit, astronot, dan komunikasi radio, sekaligus menghasilkan aurora yang spektakuler.

NSMC menyarankan pengguna komunikasi radio untuk mengurangi potensi gangguan dengan mengganti frekuensi atau menggunakan metode komunikasi alternatif.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya