Berita

Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa/RMOL

Presisi

Polri: Gembong Narkoba Fredy Pratama Kehabisan Modal

SELASA, 07 MEI 2024 | 10:08 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Gembong narkoba Fredy Pratama dikabarkan tengah kehabisan modal dalam pelariannya di luar negeri, tepatnya di negara Thailand.

Indikator ini diperkuat dengan modus baru yang dilancarkan kaki tangan Fredy yakni gencar membuat laboratorium terselubung untuk membuat narkoba atau clandestine laboratory di Sunter, Jakarta Utara beberapa waktu lalu.

Laboratorium itu dioperasikan untuk mengolah bahan baku pembuatan narkoba yang dikirim oleh Fredy.


"Yang di Sunter itu jaringan Fredy Pratama. Fredy Pratama masih berada di Thailand, dan masih berada di dalam hutan," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (6/5).

"Kenapa dia masih melakukan penggencaran untuk mengirim barang-barang? Karena dia udah kehabisan modal," sambung Mukti.

Meski beranggapan bahwa Fredy kehabisan modal, Polri tetap terus mengejar keberadaan Fredy yang disinyalir ada di hutan kawasan Thailand.

"Saya yakinkan dia masih Thailand, tapi di dalam hutan," kata Mukti Juharsa.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya