Berita

Ilustrasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua/Istimewa

Presisi

KKB Serang Gereja dan Rampas Barang Milik Jemaat di Pegunungan Bintang

SENIN, 06 MEI 2024 | 18:30 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali beraksi di wilayah Distrik Borme, Kabupaten Pegunungan Bintang. Mereka merampas barang elektronik milik jemaat yang sedang melaksanakan ibadah Minggu di Distrik Borme, pada Minggu kemarin (5/5) sekitar pukul 11.00 WIT.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, AKBP Bayu Suseno mengatakan, di saat jemaat sedang melaksanakan ibadah minggu pagi, datang 4 orang kelompok KKB dengan membawa satu pucuk senjata api.

Para anggota KKB ini mengancam dan kemudian merampas barang elektronik milik jemaat yang sedang beribadah.

Adapun barang yang diambil 1 unit handphone milik jemaat atas nama David Korwa yang merupakan orang asli Papua (OAP) dan menjadi tenaga Kesehatan (Nakes) di Puskesmas Distrik Borme. Lalu 1 unit handphone milik Ferdian Rumansara (OAP) yang juga merupakan Nakes di Puskesmas Distrik Borme, dan 1 unit Laptop milik Kepala Puskesmas atas nama Andi Wisal (OAP).

“Setelah melakukan perampasan kepada jemaat di gereja, KKB kemudian menuju ke kompleks sekolah sehingga membuat guru-guru ketakutan dan melarikan diri ke arah hutan untuk bersembunyi. Dan hingga saat ini, kami belum mendapatkan laporan adanya korban jiwa dari peristiwa tersebut," ucap Bayu Suseno, melalui keterangannya, Senin (6/5).

Ditambahkan Bayu, saat ini para Nakes yang juga merupakan jemaat dari gereja di Distrik Borme, korban dari aksi KKB, sedang mengamankan diri di rumah Kepala Puskesmas Distrik Borme, Kabupaten Pegunungan.

Populer

Konsesi Tambang Ormas Dicurigai Siasat Jokowi Kabur dari Kejaran Utang

Sabtu, 15 Juni 2024 | 12:27

Politikus Demokrat Usul Legalisasi Judol Buat Tambah Uang Negara

Senin, 17 Juni 2024 | 18:58

Preview Belgia Vs Slovakia: Hati-hati Pancingan Emosi

Senin, 17 Juni 2024 | 16:59

Bermain Imbang Tanpa Gol, Laga Prancis Vs Belanda Diwarnai Kontroversi

Sabtu, 22 Juni 2024 | 04:09

Bey Machmudin: Harus Ada Upaya Masif Hentikan Perundungan!

Jumat, 14 Juni 2024 | 05:24

Dugaan Korupsi Jaringan Internet Desa, Kejati Sumsel Periksa 7 Operator Siskeudes

Rabu, 12 Juni 2024 | 21:36

Bey Ingatkan Gen Z Tak Jadikan Lansia Tulang Punggung Keluarga

Kamis, 20 Juni 2024 | 06:00

UPDATE

Ekspor Meningkat tapi Mengapa Industri Tekstil Dalam Negeri Gulung Tikar?

Sabtu, 22 Juni 2024 | 07:51

Wahyu Dewanto Soroti Air Bersih hingga Transportasi Aman

Sabtu, 22 Juni 2024 | 07:50

Uang Kuliah Mahal dan Politik Pendidikan Melanggar Konstitusi

Sabtu, 22 Juni 2024 | 07:47

Pemerintah Raup Rp24,99 Triliun dari Pajak Kripto hingga Fintech

Sabtu, 22 Juni 2024 | 07:34

Apresiasi KPK soal Demurrage Beras, Ini Peran Bapanas dan Bulog

Sabtu, 22 Juni 2024 | 07:12

Dorong Konser Hemat, Sandiaga Uno Bakal Luncurkan Digitalisasi Perizinan

Sabtu, 22 Juni 2024 | 07:06

Relawan Ingin Jokowi Terus Kawal Pemerintahan Prabowo–Gibran

Sabtu, 22 Juni 2024 | 07:06

Infrastruktur Negara Kepulauan

Sabtu, 22 Juni 2024 | 06:45

Bos Pertamina Apresiasi Bisnis PIS yang Makin Moncer

Sabtu, 22 Juni 2024 | 06:19

Starlink Gemparkan Dunia Provider Internet

Sabtu, 22 Juni 2024 | 05:59

Selengkapnya