Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman, di ruang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Senin (6/5)/RMOL

Politik

Khofifah Ingin Maju Pilgub Jatim Didampingi Emil Dardak, Gerindra: Kami Perlu Komunikasi

SENIN, 06 MEI 2024 | 13:42 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mantan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, telah menyatakan kesiapannya untuk bertarung dalam kontestasi Pilkada 2024. Namun, Khofifah condong untuk kembali berpasangan dengan Emil Dardak yang notabene adalah Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman menuturkan, Gerindra akan berkomunikasi dengan partai politik lain dalam mengusung paslon Pilkada 2024 ini.

"Kami dalam merumuskan sosok yang kami dukung di Pilkada itu tergantung pada komposisi dengan partai-partai lain. Jadi enggak bisa (sendiri),” kata Habiburokhman kepada wartawan di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Senin (6/5).


Gerindra sadar masih membutuhkan koalisi dengan partai politik lain untuk bersinergi dalam pertarungan Pilkada mendatang. Gerindra tidak dapat mengusung sendiri pasangan calon kepala daerah lantaran jumlah suara mereka di parlemen daerah kurang mencukupi.

"Kayaknya sedikit sekali baik pilkada provinsi, kabupaten, kota, yang Partai Gerindra bisa menentukan sendiri. Karena kursinya belum cukup. Karena itu kami perlu komunikasi,” katanya.

Ia menambahkan, untuk memasangkan Khofifah dengan Emil Dardak perlu komunikasi intensif dengan partai politik apakah setuju atau tidak dengan pasangan tersebut maju dalam Pilkada 2024.

"Bu Khofifah apakah dengan Pak Emil atau dengan siapa, kami komunikasi pertama dengan teman-teman koalisi indonesia maju. Yang kedua dengan partai politik lain,” tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya