Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Laba Bersih Naik 36,5 Persen, Garudafood Bakal Tebar Dividen Rp331,91 Miliar

SENIN, 06 MEI 2024 | 11:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produsen makanan dan minuman, PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD), akan membagikan dividen tunai dengan total Rp331,91 miliar.

Pembagian dividen ini sesuai dengan hasil RUPS Tahunan yang digelar pada tanggal 30 April 024. Hasil RUPS juga menyebutkan bahwa dividen per saham ditetapkan senilai Rp9 per lembar, yang akan dibayarkan kepada pemegang saham.  

Manajemen dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Senin (6/5), mengatakan, RUPS Tahunan menyetujui pembagian dividen periode tahun buku 2023 kepada Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai, pada 15 Mei 2024 mendatang.


Dana dividen berasal dari laba bersih GOOD tahun buku 2023 yang mencapai Rp580,41 miliar. Diketahui perseroan juga masih memiliki saldo laba ditahan mencapai Rp1,97 triliun.

Sepanjang 2023, GOOD membukukan pendapatan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp580,41 miliar. Angka ini naik sebesar 36,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Ini merupakan pencapaian tertinggi sepanjang sejarah Garudafood.

"Pembagian dividen saham ini tentunya telah mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan bisnis Garudafood serta antisipasi risiko yang mungkin terjadi di masa mendatang," ujar Direktur Utama Garudafood, Hardianto Atmadja, saat RUPST dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Dikutip dari keterbukaan informasi BEI berikut  jadwal dividen PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk:

A. Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi

- Cum Dividen: 13 Mei 2024

- Ex Dividen: 14 Mei 2024


B. Pasar Tunai

- Cum Dividen: 15 Mei 2024

- Ex Dividen: 16 Mei 2024


C. Recording Date: 15 Mei 2024

D. Pembayaran: 21 Mei 2024.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya