Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion, Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Meski Tetap Pimpin Parlemen, PDIP Tak Akan Leluasa Beroposisi

SENIN, 06 MEI 2024 | 07:43 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Meski hampir pasti bakal tetap memimpin parlemen, namun posisi PDIP tak akan leluasa, karena berada di luar koalisi pemerintah.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion, Dedi Kurnia Syah, diperkirakan ada lobi politik antara PDIP dengan Parpol Koalisi Indonesia Maju, salah satunya mengamankan kursi pimpinan di parlemen.

"Kalaupun tetap berada di luar pemerintahan, bisa saja dilakukan tawar menawar, agar parlemen tetap dipimpin PDIP," ucap Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (6/5).


Dikatakan juga, bisa jadi PDIP tetap diproyeksikan memimpin parlemen, namun tetap mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran, artinya bukan menjadi bagian dari oposisi.

"Situasi itu saya kira dilematis. Artinya, bisa saja PDIP memimpin DPR, tapi bukan berarti leluasa beroposisi, bisa saja justru menyokong Prabowo-Gibran," katanya.

Meski tidak masuk jajaran kabinet, PDIP bisa jadi tetap menyokong Prabowo-Gibran dari parlemen. Maka, hanya PKS yang bakal jadi oposisi.

"Jadi, tidak ada di kabinet tapi tetap menyokong dari sisi parlemen. Dengan kondisi itu, PKS jadi sendirian," tutupnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya