Berita

Gemerlap acara penutupan MTQ Jabar ,di Kabupaten Bekasi/RMOLJabar

Nusantara

Resmi Ditutup, MTQ ke-38 Jabar Tuai Pujian

MINGGU, 05 MEI 2024 | 07:37 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-38 Jawa Barat yang digelar pada 27 April-4 Mei 2024, di Kabupaten Bekasi, resmi ditutup. Penyelenggaraan dinilai sempurna dan menuai pujian.

Sekda Provinsi Jabar, Herman Suryatman, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (5/5), mengatakan, penyelenggaraan MTQ kali ini berjalan sukses, lancar, berkah, serta selamat.

"Bukan hanya sukses penyelenggaraan, tapi juga hasilnya untuk Kabupaten Bekasi selaku tuan rumah, termasuk 26 kota dan kabupaten di Jabar yang ikut mengirim kontingan," kata Herman, usai penutupan, Sabtu malam (4/5).


Mewakili Pemprov Jabar, dia berterima kasih kepada seluruh jajaran Pemkab Bekasi bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) yang telah bahu-membahu menyukseskan acara.

Menurutnya, tuan rumah mampu menyelenggarakan ajang itu dengan meriah, namun tetap khidmat. Sejak pembukaan hingga penutupan, semua dikemas dengan sempurna.

"Dari awal saya sudah menyimak, hadir sejak pembukaan, tidak jauh dari perkiraan. Tampilan, lighting, sound, konten acara, hingga pelayanan, semua keren," katanya.

Dia mengakui, sebelum ajang di Bekasi digelar, Kabupaten Sumedang selaku tuan rumah MTQ Jabar 2022 dinilai sebagai penyelenggara MTQ terbaik sepanjang masa.

"Itu saat saya masih tugas di Sumedang. Tapi saya harus akui, MTQ di Kabupaten Bekasi ini yang terbaik, lebih baik dari sebelum-sebelumnya. MTQ tingkat provinsi dengan kualifikasi tingkat nasional," tandasnya.

Dia juga mengajak masyarakat mengambil makna dan manfaat positif dari penyelenggaraan MTQ, sekaligus menjadikan motivasi serta inspirasi kehidupan ke depan, di antaranya memperkuat ukhuwah Islamiyah.

"Selanjutnya menciptakan generasi Qurani, bukan hanya mampu membaca, memahami, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al Quran sebagai sumber ilmu, sumber pengetahuan. Jadikan Al Quran sebagai pedoman, way of life, pahami secara kontekstual," pintanya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya