Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Sri Mulyani Jamin Sistem Keuangan Indonesia Tetap Stabil di Tengah Konflik Geopolitik Global

SABTU, 04 MEI 2024 | 12:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sistem keuangan Indonesia pada kuartal pertama di tahun ini dipastikan tetap stabil dan terjaga dengan baik.

Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers Hasil Rapat Berkala KSSK II Tahun 2024, Jumat (3/5).

"Stabilitas sistem keuangan Indonesia pada kuartal I/2024 masih terjaga dengan baik," kata Sri Mulyani.


Ekonomi Indonesia, kata Sri masih cukup resilien, dengan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I/2024 diyakini akan tetap berada di atas 5 persen, dan menguat dibandingkan kuartal IV/2023 yang tercatat sebesar 5,04 persen.

"Hal ini didukung permintaan domestik yang tetap kuat baik dari sisi konsumsi pemerintah, konsumsi rumah tangga, dan konsumsi LNPRT (lembaga non-profit yang melayani rumah tangga)," sambungnya.

Meski demikian Sri mengatakan konflik geopolitik global dapat mendorong tekanan ke pasar keuangan global, hingga berpengaruh ke pasar domestik.

Untuk itu, di tengah ketidakstabilan ekonomi global, Sri mengatakan bahwa Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) akan terus melakukan asesmen forward looking atas kinerja perekonomian dan sektor keuangan terkini.

Adapun KSSK sendiri terdiri dari Sri Mulyani, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mahendra Siregar, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa.

Komite tersebut berkomitmen akan terus memperkuat koordinasi serta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko ketidakpastian ekonomi dan pasar keuangan global.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya