Berita

Rakyat Afghanistan berbondong-bondong negara itu ketika Kabul merebut Kabul pada 15 Agustus 2021.

Dunia

Lebih dari 2.000 Pengungsi Afghanistan Telah Dipulangkan Iran dan Pakistan

SABTU, 04 MEI 2024 | 05:39 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Pemerintah Pakistan dilaporkan telah memulangkan lebih dari 2.000 migran Afghanistan. Selain Pakistan, Iran juga melakukan kebijakan yang sama. ‘

Menurut Kementerian Pengungsi dan Repatriasi Taliban pihaknya menerima 260 migran Afghanistan yang diusir pemerintah Pakistan pada hari Senin (29/4).

Di hari yang sama, Khaama Press melaporkan, sebanyak 2.368 migran Afghanistan juga masuk kembali ke Afghanistan dari Iran.


Para migran kembali ke negara itu melalui perbatasan Torkham di provinsi Nangarhar.

Para pejabat mengklaim orang-orang yang kembali memasuki Afghanistan melalui perbatasan Islam Qala di Provinsi Herat.

Kementerian Pengungsi Taliban mengumumkan repatriasi migran dari Iran pada saat pengusiran migran Afghanistan dari Iran, khususnya dari Pakistan, semakin meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Sebelumnya, Amnesty International menyerukan pembatalan segera rencana pengusiran migran Afghanistan dari Pakistan, dan menekankan bahwa rencana ini bertentangan dengan undang-undang hak asasi manusia internasional dan undang-undang pengungsi.

Sementara itu, penjabat menteri Urusan Pengungsi dan Repatriasi Taliban telah mendesak Pakistan untuk menyelesaikan masalah migran Afghanistan dalam kerangka pemahaman bilateral.

Fase pertama pengusiran migran Afghanistan tidak berdokumen dari Pakistan dimulai pada November 2023.

Organisasi hak asasi manusia dan Taliban mengkritik tindakan Pakistan. Namun, pemerintah Pakistan bersikeras bahwa hal itu tidak ditujukan pada komunitas etnis mana pun.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya