Berita

Google/Net

Tekno

Google Pecat 200 Karyawan Tim Inti

JUMAT, 03 MEI 2024 | 14:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Raksasa teknologi Google kembali melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap karyawannya, kali ini sekitar 200 karyawan dari tim "Inti" yang terkena pemecatan. 

Google juga akan merelokasi beberapa pekerjaan ke luar negeri, sebuah tanda terbaru dari upaya jangka panjang perusahaan Teknologi Besar tersebut untuk memangkas biaya dan merestrukturisasi perusahaan.
Dikutip dari CNBC, Junat (3/5), setidaknya 50 posisi yang dieliminasi adalah di bidang teknik di kantor perusahaan di Sunnyvale, California. Banyak tim Inti akan mengambil peran yang sesuai di Meksiko dan India.

Wakil Presiden Ekosistem Pengembang Google, Asim Husain, mengumumkan berita PHK tersebut kepada timnya melalui email minggu lalu. Dia juga berbicara di balai kota dan mengatakan kepada karyawannya bahwa ini adalah pengurangan terbesar yang direncanakan untuk timnya tahun ini.

Wakil Presiden Ekosistem Pengembang Google, Asim Husain, mengumumkan berita PHK tersebut kepada timnya melalui email minggu lalu. Dia juga berbicara di balai kota dan mengatakan kepada karyawannya bahwa ini adalah pengurangan terbesar yang direncanakan untuk timnya tahun ini.

“Kami bermaksud mempertahankan jejak global kami saat ini sembari memperluas lokasi tenaga kerja global yang tumbuh tinggi sehingga kami dapat beroperasi lebih dekat dengan mitra dan komunitas pengembang kami,” tulis Husain dalam emailnya.

“Pengumuman semacam ini mungkin membuat banyak dari Anda merasa tidak yakin atau frustrasi,” lanjutnya  

Dia menambahkan bahwa pesannya kepada pengembang adalah bahwa perubahan tersebut demi mencapai tujuan yang lebih luas sebagai sebuah perusahaan.

Unit Inti bertanggung jawab untuk membangun landasan teknis di balik produk andalan perusahaan dan melindungi keamanan online pengguna, menurut situs web Google.

Tim ini mencakup unit teknis utama dari teknologi informasi, tim pengembang Python, infrastruktur teknis, landasan keamanan, platform aplikasi, pengembang inti, dan berbagai peran teknik.

Alphabet telah memangkas jumlah karyawannya sejak awal tahun lalu, ketika perusahaan tersebut mengumumkan rencana untuk menghilangkan sekitar 12.000 pekerjaan, atau 6 persen dari tenaga kerjanya, menyusul penurunan di pasar iklan online.

Bahkan ketika periklanan digital kembali meningkat baru-baru ini, Alphabet terus melakukan perampingan, dengan adanya PHK di beberapa organisasi pada tahun ini.

Chief Financial Officer Ruth Porat mengumumkan pada pertengahan April bahwa departemen keuangan perusahaan akan menjalani restrukturisasi, yang mengakibatkan PHK dan pemindahan posisi ke Bangalore dan Mexico City.  

Bos Google, Prabhakar Raghavan, mengatakan kepada karyawannya pada pertemuan di bulan Maret bahwa Google berencana untuk membangun tim yang lebih dekat dengan pengguna di pasar-pasar utama, termasuk India dan Brasil, di mana harga tenaga kerja lebih murah dibandingkan di AS.

Pemotongan terbaru ini terjadi ketika perusahaan menikmati tingkat pertumbuhan tercepat sejak awal tahun 2022, bersamaan dengan peningkatan margin keuntungan.  
Pekan lalu, Alphabet melaporkan lonjakan pendapatan kuartal pertama sebesar 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan mengumumkan dividen pertamanya serta pembelian kembali senilai 70 miliar dolar AS.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Nyepi di Tengah Ramadan Perkuat Persaudaraan Lintas Iman

Kamis, 19 Maret 2026 | 10:01

Bedah Trailer 'Spider-Man: Brand New Day', Mengungkap Daftar Pemain dan Kandidat Musuh Utama

Kamis, 19 Maret 2026 | 09:49

Volume Kendaraan Tol Trans Jawa Naik Signifikan

Kamis, 19 Maret 2026 | 09:47

Kepadatan Tol Jakarta-Cikampek Berlanjut hingga Pagi

Kamis, 19 Maret 2026 | 09:20

TNI Disarankan Ambil Alih Penanganan Kasus Andrie Yunus dari Kepolisian

Kamis, 19 Maret 2026 | 09:14

Inspirasi Ucapan Hari Raya Nyepi 2026 yang Penuh Kedamaian

Kamis, 19 Maret 2026 | 09:12

Dokter Tifa Bantah Rumor Temui Jokowi

Kamis, 19 Maret 2026 | 08:47

Dampak Perang Iran, Bank Sentral UEA Gelontorkan Paket Penopang Likuiditas

Kamis, 19 Maret 2026 | 08:46

Dugaan Perintah Atasan di Balik Teror Aktivis Harus Diungkap

Kamis, 19 Maret 2026 | 08:25

Mudik Lebaran Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Kamis, 19 Maret 2026 | 08:08

Selengkapnya