Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Turki Resmi Setop Seluruh Perdagangan dengan Israel

JUMAT, 03 MEI 2024 | 11:33 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah Turki secara resmi menangguhkan seluruh perdagangannya dengan Israel pada Kamis (2/5) Waktu setempat. Penangguhan tersebut akan berlaku sampai Tel Aviv terus mengizinkan bantuan masuk ke Gaza tanpa hambatan di sepanjang konfliknya dengan Hamas.

Pengumuman itu datang satu bulan setelah Turki mengatakan akan membatasi perdagangan dengan Israel sebagai respons atas gempuran Israel ke Gaza, Palestina.

"Ekspor dan impor ke dan dari Israel telah dihentikan, mencakup semua produk," kata Kementerian Perdagangan Turki dalam pernyataanya, dikutip Reuters, Jumat (3/5).


"Turki akan menerapkan langkah-langkah baru ini sampai pemerintah Israel mengizinkan aliran bantuan kemanusiaan ke Gaza tanpa gangguan," tegasnya.

Menanggapi penangguhan tersebut, Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz menuduh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah melanggar perjanjian antara kedua negara dengan memblokir ekspor dan impor Israel.

Langkah tersebut merupakan kejadian terbaru yang memperburuk hubungan kedua pihak, setelah Turki salah satu dari sedikit negara mayoritas Muslim yang mengakui Israel membatasi ekspornya ke negara tersebut pada April 2024.

Di sisi lain, Jalur Gaza terus menderita krisis kemanusiaan yang diakibatkan dari memanasnya perang Israel melawan Hamas yang berkecamuk sejak 7 Oktober 2023, yang menyebabkan lebih dari 30 ribu jiwa tewas sampai saat ini.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya