Berita

Ilustrasi Foto/Net

Politik

Politikus Golkar Minta Bea Cukai Dievaluasi

RABU, 01 MEI 2024 | 17:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah diminta mengevaluasi kinerja Bea Cukai lantaran kerap offside dan baru ditangani setelah viral di sosial media.

Anggota Komisi III DPR Supriansa menuturkan kementerian keuangan perlu ambil langkah tegas atas kinerja Bea Cukai.

"Saya kira ini bisa menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah khususnya menteri keuangan dan menteri perdagangan," kata Supriansa kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (1/5).


Legislator dari Fraksi Golkar ini berpendapat bahwa sebaiknya kementerian terkait perlu duduk bersama Bea Cukai untuk mengevaluasi kinerjanya sebagaimana yang dikeluhkan masyarakat.

"Sebaiknya mereka harus duduk bersama untuk membicarakan hal-hal yang lebih teknis agar masyarakat kita tidak merasa dirugikan," ucapnya.

"Bahkan dalam hal tertentu pemerintah tidak mesti berpikir hanya melihat satu sisi yaitu pendapatan negara tapi perlu melihat pendekatan humanis atau sisi kemanusiaan," imbuhnya.

Menurutnya, Bea Cukai perlu memperbaiki aturan mainnya, agar tidak banyak merugikan masyarakat.

"Saya kira Bea Cukai hanya melaksanakan aturan olehnya itu aturan itulah yang perlu diperbaiki manakalah ada yang tersurat di dalam aturan itu," tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya