Berita

Kejaksaan/Net

Hukum

Pemuda Nusantara Cium Dugaan Korupsi Ratusan Miliar di Bea Cukai

RABU, 01 MEI 2024 | 12:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang disinyalir terjadi di Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan.

Diungkap Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Nusantara, dugaan rasuah tersebut ditaksir mencapai ratusan miliar rupiah dalam rentang tahun 2020 hingga 2023.

“Kami menemukan adanya kerugian negara dalam jumlah yang sangat fantastis dan belum tersentuh hukum. Angkanya mencapai 19.174.221.253.298 rupiah," kata Ketua Umum DPP Pemuda Nusantara, Muhamad Ikram Pelesa dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/4).


Pemuda Nusantara mengklaim memiliki data praktik rasuah tersebut, di mana indikasi korupsi paling besar pada kepatuhan kepabeanan impor dalam negeri.

“Yang paling gede itu indikasi kepabeanan impor dalam negeri, nilainya triliunan rupiah," sambungnya.

Selain kepabean, indikasi kerugian negara juga diduga terjadi pada penerapan pajak bea cukai tembakau, pengelolaan fasilitas tempat penimbunan berikat, dan kemudahan impor tujuan ekspor sejak tahun 2021 hingga 2022.

“Termasuk pada penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional," urai Ikram.

Oleh karenanya, ia mendesak Kejaksaan Agung segera mendalami kasus tersebut dan memeriksa pihak-pihak terkait.

“Kami mendesak Kejagung segera memeriksa Dirjen Bea Cukai Kemenkeu akibat kerugian negara mencapai triliunan rupiah tersebut," pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya